Dinkes Kutim Klarifikasi Hoax Jumlah Pasien Covid-19

oleh -162 views
Dinkes Kutim Klarifikasi Hoax Jumlah Pasien Covid-19
Dinkes Kutim Klarifikasi Hoax Jumlah Pasien Covid-19. Foto : wartawan kutimpost.com

PURJIANTO.WEB.ID, SANGATTA – Dinkes Kutim Klarifikasi Hoax Jumlah Pasien Covid-19, beberapa hari yang lalu melalui Kepala Dinas Kesehatan dr Bahrani Hasanal, Rabu (22/4/2020) di Kantor Diskominfo Kutai Timur.

Dinkes Kutim Klarifikasi Hoax Jumlah Pasien Covid-19
Foto : wartawan kutimpost.com

Beberapa hari yang lalu, beberapa grup Whatsapp yang saya ikuti ada masuk berita yang menyatakan, ada 36 pasien Covid-19 di Kabupaten Kutai Timur.

Rasa setengah tidak percaya, saya terus mengikuti perkembangan virus yang telah menjadi pandemi di seluruh dunia ini.

Istri yang sehari-hari kerja di salah satu rumah sakit swasta terus mengikuti perkembangan terbaru.

Setelah berselancar di dunia maya, saya menemukan berita yang saya rasa valid, sebab ada video pendukung dari kutim post.

BACA :  Aksi Sehat Dengan Donor Darah

Dalam berita melalui saluran youtube tersebut, dr Bahrani Hasanal yang di damping langsung oleh Bapak Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang, dan beberapa jajaran SKPD, mengatakan ada kesalahpahaman salah satu media online.

Dinkes Kutim Klarifikasi Hoax Jumlah Pasien Covid-19

Dalam video tersebut dr Bahrani menyebutkan, angka 36 tersebut baru hasil rapid test jadi belum tentu positif virus corona.

Menurut Achmad Yurianto juru bicara covid-19, ada beberapa tahap untuk mengetahui seseorang dinyatakan positif, salah satunya adalah tes Swab.

Dokter Bahrani dihadapan awak media langsung mengklarifikasi hal tersebut, sebelum menyebar ke kalangan yang lebih luas.

Kalau menurut saya pribadi, apa yang dilakukan dr bahrani sudah sangat membantu masyarakat agar tidak resah.

BACA :  Banjir di Sangatta

Terlebih lagi, beliau adalah Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur yang langsung memantau perkembangan covid-19.

About Author: purji

Gambar Gravatar
Saya adalah blogger dari sangatta, kutai timur. Blogger newbie yang berusaha menulis walaupun tidak sempurna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *