Tips Mengurangi Sampah Pembalut Saat Haid

oleh -147 views

PURJIANTO.WEB.ID, Sangatta – Tips Mengurangi Sampah Pembalut Saat Haid. Sampah plastik merupakan masalah besar saat ini. Sampah memadati tempat pembuangan sampah kita, mencemari lautan kita, dan membunuh satwa liar. Jika Anda membaca ini, Anda mungkin khawatir tentang situasi ini dan mencari cara yang dapat membuat perbedaan. Masyarakat saat ini masih mencari cara tepat untuk setidaknya mengurangi sampah plastik.

Selain permasalahan nyeri haid hari pertama yang setiap bulan datang, ada hal penting yang menjadi masalah tanpa kita sadari, yakni sampah pembalut.

Kabar baiknya adalah ada beberapa hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengurangi jumlah sampah plastik.

Misalnya, menggunakan wadah yang dapat digunakan kembali seperti  tas zip-top, membawa botol air yang dapat digunakan kembali setiap saat, tidak menggunakan sedotan plastik, membeli lebih sedikit barang, dll.

BACA :  Tips Untuk Meringankan Biaya Perbaikan Rumah

Lalu, bagaimana dengan produk pembalut sekali pakai? Banyak pembalut sekali pakai dan tampon mengandung sedikit plastik yang masih akan bertahan sekitar 500-800 tahun dari sekarang.

Salah satu penelitian menunjukan bahwa rata-rata orang akan membuang 300 pon produk periode selama seumur hidup. Kemudian, dapatkah kita bertindak lebih baik?

Mengurangi Sampah Pembalut

Tips Mengurangi Sampah Pembalut

1. Menstrual Cup

Opsi periode lingkungan pertama yang mungkin ingin Anda pertimbangkan adalah cangkir menstruasi. Meskipun beberapa perusahaan mengatakan untuk mengganti cangkir menstruasi Anda setiap tahun atau dua, kebanyakan orang menemukan bahwa yang berkualitas tinggi bertahan selama 5-10 tahun.

Selain memikirkan cara mengatasi dismenore, coba banyangkan jika rata-rata orang mengalami menstruasi selama 40 tahun, dan secangkir menstruasi berlangsung selama 5 tahun, itu 8 dari mereka seumur hidup.

BACA :  Mudah dan Cepat! Intip Cara Menggunakan WhatsApp Business

Perkiraannya bervariasi, tetapi semuanya mengatakan bahwa rata-rata orang akan menggunakan lebih dari 10.000 tampon selama hidup.

Sebagai bonus, Anda juga akan menghemat banyak uang, mengurangi risiko Toxic Shock Syndrome, dan menurunkan paparan terhadap bahan kimia beracun.

2. Pembalut Kain

Pembalut sekali pakai sangat berbahaya bagi lingkungan kita. Mereka mengandung sejumlah besar plastik, terutama yang berat, semalam.

Mulailah pertimbangkan untuk beralih ke pembalut kain yang dapat digunakan kembali. Mereka mirip dengan sekali pakai tetapi sebagian besar terbuat dari bahan alami seperti kapas, arang, atau bambu.

Seperti cangkir menstruasi, mereka dapat bertahan selama bertahun-tahun dan berpotensi menyelamatkan ribuan pembalut agar tidak pergi ke TPA.

Kebanyakan orang menemukan bahwa mereka membutuhkan 5-6 pembalut untuk dapat melewati periode mereka dalam gaya.

BACA :  Jangan Sampai Lengah, Pahami Penyebab Vertigo berikut Ini

Meskipun harganya sedikit lebih mahal di muka, Anda akan menghemat uang untuk jangka menengah dan panjang dengan melakukan peralihan.

3. Pembalut Organik dan Tampon

Opsi terakhir yang mungkin ingin Anda pertimbangkan untuk periode yang lebih ramah lingkungan adalah pembalut dan tampon organik.

Meskipun mereka merupakan produk sekali pakai, mereka memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan produk konvensional.

Pertama, produk-produk kesehatan feminin organik tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

Meskipun pembalut dan tampon biasa hanya mengandung sedikit dari bahan ini, paparan terhadapnya dapat bertambah seiring waktu.

Kedua, sebagian besar organik juga bebas plastik, termasuk kemasannya. Anda tidak hanya membuat pilihan yang lebih baik untuk kesehatan Anda, tetapi juga lingkungan.

Satu-satunya negatif nyata adalah bahwa produk ini bisa sedikit mahal.

Siap untuk Beralih ke Produk Periode yang Ramah Lingkungan?

About Author: purji

Gambar Gravatar
Saya adalah blogger dari sangatta, kutai timur. Blogger newbie yang berusaha menulis walaupun tidak sempurna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *